Hari ke-4 backpackeranku ke Papua.
Masih dari Timika di rumahnya Ivo.
Kami (Aku, ivo sekeluarga) pagi-pagi udah ke Kuala Kencana. Mau olahraga
pagi. Ini yang olahraga ivo sekeluarga sih, aku jalan-jalan ngelihatin
sekitaran Kuala Kencana aja sih. Kan semalam udah lihat suasana Kuala
kencana-nya pas malam, jadi sekarang giliran lihat pagi-nya. Juga explore lebih
luas.
Tempatnya lumayan rame, tapi yang ga serame kalo car free day sih,
mungkin karena akses kesini tidak bebas ya. Ada stand makanan yang letaknya
tepat di depan Masjid. Pilihannya banyak, meski kami sarapannya udah dibawa
Ivo. Jujur aku lebih suka sarapan bareng keluarganya Ivo, lebih enak.. hehe
Di taman Kuala kencana ini, ada Masjid dan ada Gereja juga. Tempatnya
hadap-hadapan meski terpisah jarak yang lumayaaannnn banget.
Aku juga sempat ke memorial park, tempat dimana pernah ada penembakan
oleh OPM yang menyebabkan ada orang Jerman yang meninggal. Agak ketar ketir
juga hamba jalan di dekat-dekat situ. Hari sial kan ga ada di kalender ya. Tapi
aman kok.
Kami sebenarnya mau sarapan di cafe dekat-dekat taman itu. Tapi rame.
Akhirnya kami melipir cari tempat yang agak sepi. Dan sarapan disana.
Terus karena pas nyari tempat buat sarapan, kami ngelewatin perpustakaan,
Ivo sekalian ngajakin ke perpusnya, yang sumpah aku sukaaaaa sekaliiiiii.
Koleksinya lengkap. Komik Onepiece-nya lengkap, dan banyak sekali komik
lainnya, yang kayaknya aku kalau tinggal disitu, tiap hari aku bisa nongkrong
di perpus dari buka sampai tutup itu perpus.
Bayangin di hari minggu yang cerah itu, ada perpustakan yang buka.
Perpustakaan dengan koleksi komik lengkap, dan tempat yang enak
sekaliiiiiiiiiiiiii. Aku mau hidup disini sih.
Selain dilihatin Perpustakaannya, Ivo juga ngajakin aku ke
supermarketnya. Ini masuknya pake ID suami Ivo lagi. Bayangin gimana terjaganya
tempat ini. Mau masuk ke supermarket, mau belanja aja, pake ID. Kalau ada yang
bilang aku bukan di Indonesia, aku bakalan percaya-percaya aja sih.
Selanjutnya aku dibawa keliling ngelihatin perumahan orang-orang
Freeport di kompleks Kuala kencana ini. Ada cluster-clusternya gitu. Mulai dari
petinggi, sampai kelas pekerjanya punya tempat yang menurutku bukan
kaleng-keleng sih.
Tapi jujur aku gagal focus sama langitnya sih, gila... biruuuuu banget.
asliiii.
Kami sempat mampir di salah satu cluster, main di taman bermainnya
sebentar. Setiap cluster ini punya taman bermain. Meski ada taman bermain yang
kelihatan tidak pernah dipakai, pas di bagian cluster para petinggi itu.
Kayaknya anaknya ga disini juga kali ya. Pasti di luar negeri.
Ini aku tinggal disini betah sih, ga perlu aku keluar-keluar dari
kompleks Kuala kencana ini kalau tidak perlu-perlu banget. dikasih cluster yang
paling bawah juga aku mau-mau aja sih.
Tapi kayaknya buat punya hunian di kompleks kuala kencana ini pasti
tidak mudah. Temenku yang kerja di Freeport aja ga pernah ku lihat dia posting
foto di kompleks-kompleks ini.
Kalau ada yang nanya kenapa aku tidak menghubungi temanku itu. Karena
dia ada di kawasan tambangnya. Buat kesana tidak mudah kawan. Ivo yang udah
lama disini aja belum sampai sana, ya masa’ aku yang baru berapa hari udah naik
kesana aja.
Puas diajakin keliling. Pulang lah kami ke rumah Ivo. Istirahat.
Siangnya lanjut lagi. Kami ke Gold Stone, ini tuh area futsal. Ngapain?
Tentu saja nonton bola. Kok aku nonton bola? Karena Ivo ada kegiatan, suaminya
juga punya kegiatan di acara Gold Stone ini. Jadilah aku ikutan.
Kebetulan pertandingannya udah Final. Pertandingan anak SMP sih. Tapi
asliiiii seru sekali. AKu suka sekali vibes-nya. Apalagi aku dibekali es kopi
buatan Ivo. Lengkap sudah.
Beres nonton bola, kami mampir beli makan, dan pulang. Makan bersama di
rumah





Tidak ada komentar:
Posting Komentar