iklan

Minggu, 26 Juli 2026

Solo backpacker ke Sorong dan Timika (4)

 


Hari ke-4 backpackeranku ke Papua.

Masih dari Timika di rumahnya Ivo.

Kami (Aku, ivo sekeluarga) pagi-pagi udah ke Kuala Kencana. Mau olahraga pagi. Ini yang olahraga ivo sekeluarga sih, aku jalan-jalan ngelihatin sekitaran Kuala Kencana aja sih. Kan semalam udah lihat suasana Kuala kencana-nya pas malam, jadi sekarang giliran lihat pagi-nya. Juga explore lebih luas.

Tempatnya lumayan rame, tapi yang ga serame kalo car free day sih, mungkin karena akses kesini tidak bebas ya. Ada stand makanan yang letaknya tepat di depan Masjid. Pilihannya banyak, meski kami sarapannya udah dibawa Ivo. Jujur aku lebih suka sarapan bareng keluarganya Ivo, lebih enak.. hehe

Di taman Kuala kencana ini, ada Masjid dan ada Gereja juga. Tempatnya hadap-hadapan meski terpisah jarak yang lumayaaannnn banget.

Aku juga sempat ke memorial park, tempat dimana pernah ada penembakan oleh OPM yang menyebabkan ada orang Jerman yang meninggal. Agak ketar ketir juga hamba jalan di dekat-dekat situ. Hari sial kan ga ada di kalender ya. Tapi aman kok.

Kami sebenarnya mau sarapan di cafe dekat-dekat taman itu. Tapi rame. Akhirnya kami melipir cari tempat yang agak sepi. Dan sarapan disana.

Terus karena pas nyari tempat buat sarapan, kami ngelewatin perpustakaan, Ivo sekalian ngajakin ke perpusnya, yang sumpah aku sukaaaaa sekaliiiiii. Koleksinya lengkap. Komik Onepiece-nya lengkap, dan banyak sekali komik lainnya, yang kayaknya aku kalau tinggal disitu, tiap hari aku bisa nongkrong di perpus dari buka sampai tutup itu perpus.





Bayangin di hari minggu yang cerah itu, ada perpustakan yang buka. Perpustakaan dengan koleksi komik lengkap, dan tempat yang enak sekaliiiiiiiiiiiiii. Aku mau hidup disini sih.

Selain dilihatin Perpustakaannya, Ivo juga ngajakin aku ke supermarketnya. Ini masuknya pake ID suami Ivo lagi. Bayangin gimana terjaganya tempat ini. Mau masuk ke supermarket, mau belanja aja, pake ID. Kalau ada yang bilang aku bukan di Indonesia, aku bakalan percaya-percaya aja sih.

Selanjutnya aku dibawa keliling ngelihatin perumahan orang-orang Freeport di kompleks Kuala kencana ini. Ada cluster-clusternya gitu. Mulai dari petinggi, sampai kelas pekerjanya punya tempat yang menurutku bukan kaleng-keleng sih.

Tapi jujur aku gagal focus sama langitnya sih, gila... biruuuuu banget. asliiii.

Kami sempat mampir di salah satu cluster, main di taman bermainnya sebentar. Setiap cluster ini punya taman bermain. Meski ada taman bermain yang kelihatan tidak pernah dipakai, pas di bagian cluster para petinggi itu. Kayaknya anaknya ga disini juga kali ya. Pasti di luar negeri.

Ini aku tinggal disini betah sih, ga perlu aku keluar-keluar dari kompleks Kuala kencana ini kalau tidak perlu-perlu banget. dikasih cluster yang paling bawah juga aku mau-mau aja sih.

Tapi kayaknya buat punya hunian di kompleks kuala kencana ini pasti tidak mudah. Temenku yang kerja di Freeport aja ga pernah ku lihat dia posting foto di kompleks-kompleks ini.

Kalau ada yang nanya kenapa aku tidak menghubungi temanku itu. Karena dia ada di kawasan tambangnya. Buat kesana tidak mudah kawan. Ivo yang udah lama disini aja belum sampai sana, ya masa’ aku yang baru berapa hari udah naik kesana aja.

Puas diajakin keliling. Pulang lah kami ke rumah Ivo. Istirahat.

Siangnya lanjut lagi. Kami ke Gold Stone, ini tuh area futsal. Ngapain? Tentu saja nonton bola. Kok aku nonton bola? Karena Ivo ada kegiatan, suaminya juga punya kegiatan di acara Gold Stone ini. Jadilah aku ikutan.

Kebetulan pertandingannya udah Final. Pertandingan anak SMP sih. Tapi asliiiii seru sekali. AKu suka sekali vibes-nya. Apalagi aku dibekali es kopi buatan Ivo. Lengkap sudah.



Beres nonton bola, kami mampir beli makan, dan pulang. Makan bersama di rumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar